NasionalPeristiwa

Update Banjir Aceh Tamiang, Dampak Banjir 27.846 jiwa Mengungsi

BERNASACEH.ID, ACEH TAMIANG — Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pertanggal 30 Oktober 2022 lalu hingga kini meremdam semua kecamatan dalam wilayah tersebut, serta memaksa warga untuk mengungsi.

” Data terakhir kita terima ada 9282 KK atau sejumlah 27.846 jiwa yang mengungsi,” sebut Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita, S.STP, M.Si kepada BERNASACEH.ID, Jumat (3/11/2022) sekira pukul 21.00 WIB

Menurut Devita jumlah pengungsi tersebut tersebar di 255 titik pengungsian (Posko) di 12 kecamatan dalam wilayah Aceh Tamiang. Namun masih ada sebahagian warga juga masih bertahan

Devita kembali menjelaskan akibat banjir yang melanda merendam 134 kampung dari 213 kampung.

“63 persen kampung dalam wilayah Aceh Tamiang terendam dan 66 kampung terisolir-susah dijangkau,” jelas Devita.

Untuk itu sambungnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menghimbau kepada semua lapisan masyarakat agar tetap waspada menghadapi kondisi cuaca yang ekstrim. Masyarakat tidak perlu cemas namun harus tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim.

“Kondisi banjir saat ini di Hulu sudah berangsur surut. Dan tentunya ketika di Hulu sudah surut imbas ke daerah Hilir. Untuk itu kita himbau agar semua masyarakat harus tetap waspada. Kondisi kondisi cuaca sangat ekstrim dengan selalu waspada maka kita akan terhindar dari kelalaian,” himbau Agusliayana Devita.

Agusliayana Devita meminta kepada semua lapisan masyarakat agar dapat tidak mempercayai informasi-informasi yang beredar di media sosial terkait banjir yang saat ini melanda Aceh Tamiang.

Untuk pengguna media sosial, Agusliayana Devita meminta agar arif dan bijaksana dalam hal memberikan informasi terkait banjir yang saat ini sedang melanda dan untuk masyarakat luas agar dapat memilah informasi akan kebenarannya.

” Kita sedang mengalami musibah, jadi sampaikan akan kebenaran, jangan ada kegaduhan yang membuat masyarakat kita cemas terhadap banjir. Kita harus waspada tapi tidak perlu cemas,” ujar Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol. ()

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button