NasionalPeristiwa

Update Banjir, 42.140 jiwa Terdampak Banjir Aceh Tamiang, 7.410 jiwa Mengungsi

” Kita sedang mengalami musibah, jadi sampaikan akan kebenaran, jangan ada kegaduhan yang membuat masyarakat kita cemas terhadap banjir. Kita harus waspada tapi tidak perlu cemas,” ujar Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita, S.STP, M.Si

BERNASACEH.ID, ACEH TAMIANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang pertanggal 2 November 2022 mencatat sebanyak 42.140 jiwa terdiri dari 12.697 Kepala Keluarga (KK) yang terimbas banjir yang melanda semenjak 31 Oktober 2022 lalu.

Dari 42.140 jiwa terdiri dari 8.768 KK tersebut dikabarkan 7.410 jiwa dari 2.250 KK terpaksa mengungsi akibat bencana banjir.

“Jumlah pengungsi hingga hari ini sebanyak 7.410 jiwa dari 2.250 KK yang tersebar di 12 kecamatan,” kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita, S.STP, M.Si, Kamis (3/11/2022)

Menurutnya data tersebut berdasarkan laporan sementara bencana banjir Aceh Tamiang yang diinput BPBD Aceh Tamiang dari seluruh kecamatan per 2 November 2022.

“Warga terdampak banjir tapi tidak mengungsi berjumlah 10.447 KK atau 34.730 jiwa dari wilayah hulu, tengah hingga hilir,” ungkapnya.

Untuk itu sambungnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menghimbau kepada semua lapisan masyarakat agar tetap waspada menghadapi kondisi cuaca yang ekstrim. Masyarakat tidak perlu cemas namun harus tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim.

“Kondisi banjir saat ini di Hulu sudah berangsur surut. Dan tentunya ketika di Hulu sudah surut imbas ke daerah Hilir. Untuk itu kita himbau agar semua masyarakat harus tetap waspada. Kondisi kondisi cuaca sangat ekstrim dengan selalu waspada maka kita akan terhindar dari kelalaian,” himbau Agusliayana Devita.

Agusliayana Devita meminta kepada semua lapisan masyarakat agar dapat tidak mempercayai informasi-informasi yang beredar di media sosial terkait banjir yang saat ini melanda Aceh Tamiang.

Untuk pengguna media sosial, Agusliayana Devita meminta agar arif dan bijaksana dalam hal memberikan informasi terkait banjir yang saat ini sedang melanda dan untuk masyarakat luas agar dapat memilah informasi akan kebenarannya.

” Kita sedang mengalami musibah, jadi sampaikan akan kebenaran, jangan ada kegaduhan yang membuat masyarakat kita cemas terhadap banjir. Kita harus waspada tapi tidak perlu cemas,” ujar Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Agusliayana Devita yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol. ()

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button