Daerah

Serius Jalankan Program Kejaksaan, Kajati Aceh Sebut Aceh Tamiang Bisa Jadi Role Model Nasional

BERNASACEH.ID | ACEH TAMIANG — Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar, SH, MH mengapresiasi sejumlah program yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam menjalankan program kejaksaan.

Apresiasi tersebut disampaikan terkait dengan keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mempersiapkan langkah startegis untuk merehabilitasi tersangka kasus narkotika.

“Apa yang telah dilakukan di Aceh Tamiang dapat menjadi role model bagi Bale Rehabilitasi Adhyaksa di Kabupaten/Kota lain di Aceh, bahkan nasional,” sebut Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar, SH, MH memberi apresiasi saat meninjau Bale Rehabilitasi Adhyaksa yang berada di komplek RSUD Aceh Tamiang, Rabu (22/6/2022).

Bambang Bachtiar salut atas kesiapan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Kejari setempat yang sangat serius menjalankan program kejaksaan.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat dirinya akan mengikuti rapat bersama Jampidum mengenai teknis pelaksanaan program Bale Rehabilitasi Adhyaksa. ” Direncanakan secara serentak, Bale Rehabilitasi Adhyaksa akan diluncurkan oleh Jampidum,” sebut Bambang Bachtiar.

Sebelum apresiasi itu disampaikan oleh Petinggi Kejaksaan Aceh tersebut, Bupati Mursil yang ikut memberi sambutan saat peninjauan mengapresiasi kinerja dan sinergitas yang dibangun unit kerja Pemkab Aceh Tamiang bersama Kejari.

“Ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemkab Aceh Tamiang menurunkan angka korban narkoba,” ujar Mursil.

Dikatakannya, selain program yang dipaparkan oleh Direktur RSUD dan Kadinsos, Pemkab Aceh Tamiang akan mengikutsertakan mantan pasien Bale Rehabilitasi Adhyaksa dalam program Skill Development Center (SDC) yang dimiliki oleh Disnakertrans.

“Jadi, selain tiga program di tadi, mantan pasien Bale Rehabilitasi Adhyaksa nantinya juga akan dapat keterampilan/keahlian dari program SDC sesuai minatnya. Ini komitmen kita bersama supaya mereka mendapat kehidupan baru yang bebas narkoba,” urainya.

Semetara saat tiba di Bale Rehabilitasi Adhyaksa yang berada di komplek RSUD Aceh Tamiang, Kasi Pidum Kejari Aceh Tamiang, Mariono memberi pemaparan pertama kali menyampaikan uraian singkat terbentuknya Bale Rehabilitasi Adhyaksa di ruangan eks Pinere tersebut.

Mariono juga menuturkan sejumlah langkah yang ditempuh kejaksaan guna memberikan kesempatan rehab bagi tersangka kasus narkoba yang ditangani korpsnya itu.

Sementara itu Direktur RSUD, dr. Andika Putra, Sp.PD menegaskan komitmen pihaknya mendukung operasionalisasi Bale Rehabilitasi Adhyaksa.

Andika menyebutkan, RSUD yang dipimpinnya sudah menyiapkan sejumlah strategi dan prosedur standar operasional balai yang dikhususkan untuk merehabilitasi tersangka kasus narkotika tersebut.

Dikatakannya, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirimkan sejumlah dokter dan paramedis pendukung operasional Bale Rehabilitasi Adhyaksa untuk melakukan studi banding ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta. []

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button