DaerahPolitik

Selain Menjaring Aspirasi, Reses Fitriadi Berbagi Sembako untuk Disabilitas dan Fakir

ACEH TAMIANG- Reses  merupakan masa dimana para Anggota Dewan bekerja di luar gedung DPRK, menjumpai konstituen di Daerah Pemilih (Dapil) masing-masing. Pelaksanaan tugas Anggota Dewan di Dapil dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen serta melaksanakan fungsi pengawasan.

Terhitung dari tanggal 07 –  14 Februari 2022 mendatang, Pimpinan dan seluruh anggota Dewan sedang menggelar Reses I Tahun 2022 atau Reses Persidangan ke II Massa Sidang Tahun 2021 – 2022

Berbagai cara dilakukan oleh anggota dewan dalam menjaring aspirasi masyarakat di daerah konstituennya didaerah pemilihan masing-masing melalui reses atau masa reses.

Salah satunya dilakukan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fitriadi terbilang unik, pasalnya melalui reses ia menyempatkan diri untuk memberikan sentuhan tangan kepada penyandang Disabilitas.

Tidak hanya itu saja, sentuhan tangan itupun juga menyentuh para janda-janda serta fakir miskin yang membutuhkan.

Diketahui bersama Fitriadi merupakan Politisi Muda dari Partai Gerindra yang berhasil menjadi anggota DPRK Aceh Tamiang untuk periode 2019 – 2024 mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yaitu Kecamatan Kejuruan Muda, Tamiang Hulu, Banda Pusaka dan Tenggulun.

Kepada aceh.beritanasional.id anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fitriadi menjelaskan pada prinsipnya reses bertujuan untuk dapat menyerap serta mampu menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan oleh konstituen.

” Reses dapat menjadi instrumen yang baik untuk memperoleh aspirasi melalui  komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituennya,” sebut Fitriadi, Jumat (11/2/2022).

Politisi Gerindra itupun menambahkan, melalui reses yang dirinya lakukan juga membagikan paket sembako kepada 50 orang lebih, yang terdiri dari penyandang disabilitas, janda dan fakir miskin yang membutuhkan.

Menurut Fitriadi yang juga merupakan Sekretaris DPC Partai Gerindra Aceh Tamiang menyebutkan sembako yang dibagikan tersebut berupa, beras, minyak goreng dan mie instan dan dibagikan kepada masyarakat Desa Seumadam Dusun Harum Sari Kecamatan Kejuruan Muda.

Bantuan sembako itu, Kata Fitriadi merupakan wujud kepeduliannya kepada masyarakat, apalagi ditengah kondisi saat ini.

“Kita menerima keluhan masyarakat terhadap naiknya harga kebutuhan bahan pokok, ditambah lagi meskipun harga minyak goreng sudah turun tapi menurut masyarakat, ketersedian minyak goreng masih langka di tempat-tempat tertentu,” terangnya.

Sementara itu, warga Desa Seumadam Dusun Sari Kecamatan Kejuruan Muda, Suparwan mengatakan, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikannya.

“Dengan bantuan ini, kami merasa terbantu dan kepedulian seperti ini, menjadi sebuah wujud yang patut diapresiasi,” pungkasnya. (ERWAN)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button