DaerahHukumSuara Rakyat

Perlunya Kesadaran Membayar PKB Sejumlah Kendaraan Dinas di Gayo Lues

BERNASACEH.ID,GAYO LUES-Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gayo Lues dinilai perlu tindakan pemerintah setempat untuk meminta kesadaran sejumlah Dinas dan Pemerintah Desa dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hal ini, dikarenakan sejumlah Dinas dan Pemerintah Desa menunggak Pajak kendaraan Bermotor mereka.

“Kita menilai, perlunya pemda memberikan pemahaman akan kesadaran sejumlah dinas dan Pemerintah Desa dalam melakukan pembayaran PKB yang menunggak,” Kata Hendra, Ketua DPC Ormas LAKI Gayo Lues, Jumat (11/11/2022) di Blangkejeren.

Diantara kendaran dinas yang nunggak pajak tersebut, jelas Hendra berupa Kendaraan Dinas roda Dua, Empat, dan bahkan roda Enam.

Nunggak nya pajak sejumlah kendaraan dinas, kata Hendra, dapat berpengaruh negatif pada masyarakat untuk tidak patuh terhadap pajak kendaraan mereka. Sedangkan, dibeberapa kesempatan sejumlah daerah gencar men sosialisasikan taat pajak atas kepemilikan barang-barang wajib pajak.

“Karena ini, merupakan kewajiban dan harus ada kesadaran terhadap kepemilikan kendaraan dinas tersebut,” jelas dia.

Saat ini, kata dia, berdasarkan data yang ia miliki terdapat sekitar lebih kurang 1000 kendaraan dinas yang terdata, sedangkan terdapat sekitar 75 persen kendaraan dinas tersebut menunggak pajak dan bahkan sebagian dari kendaraan dinas tersebut STNK-nya sudah habis masa berlakunya.

“Sedangkan, biasanya, anggaran kendaran dinas sudah dianggarkan oleh pemerintah Daerah,” tandasnya.

Hendra menyampaikan, hal ini seharusnya mendapatkan perhatian pemda setempat untuk mengingatkan para dinas terkait dan Pemerintah Desa akan kesadaran pembayaran PKB dalam meningkatkan PAD. Apalagi, penerimaan pajak daerah yang paling besar baik di Provinsi, Daerah maupun Kota berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Hendra meminta pemda membuat kebijakan terkait pembayaran pajak untuk kendaraan dinas, juga meminta perlunya ketegasan pimpinan darah dalam menagani persoalan ini. (Abu Bakri)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button