DaerahPolitik

Pemilihan Legislatif Tahun 2024, Aceh Tamiang Diprediksi 35 Kursi

ACEH TAMIANG – Komisi I DPRK Aceh Tamiang menggelar Rapat Kerja bersama Komisi Independen Pemilihan (KIP) serta Disdukcapil Aceh setempat, Rapat Kerja Bersama tersebut digelar terkait data penduduk dan sinkronisasi data Pemilu 2024 serta perhitungan jumlah kursi berdasarkan jumlah penduduk.

Dari Rapat Kerja Bersama yang berlangsung diruangan kerja Komisi I tersebut diketahui jumlah kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang pada Pemilu Tahun 2024 diprediksi mencapai 35 kursi.

Jumlah 35 kursi tersebut diketahui berdasarkan jumlah penduduk Daftar Konsolidasi Bersih (DKB) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

Rapat Kerja bersama terkait dihadiri oleh Ketua KIP Aceh Tamiang, Ishak Ibrahim serta anggota komisioner lainnya masing – masing Adi Sartika, Rusli,  M. Alhamdadan M. Khuwalid serta Sektetaris KIP Aceh Tamiang, Ahmad Yuhardha dan pihak Disdukcapil setempat.

Rapat Kerja bersama yang dihadiri oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, M. Irwan, SP beserta Wakil Ketua Komisi I Maulizar Zikri dan turut dihadiri oleh para anggota Komisi I diantaranya Sugiono Sukandar, Jayanti Sari, SH serta Ngatiyem.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP), Ishak Ibrahim dalam Rapat Kerja Komisi I DPRK Aceh Tamiang, menyebutkan bahwa, dari jumlah penduduk DKB Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 300.831 jiwa/orang.

“Dari jumlah ini, maka tidak menutup kemungkinan akan berpotensi ada 35 kursi untuk Pemilu Legislatif pada 2024 mendatang,” ucapnya.

Ia menyebutkan, didalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu pasal 191 ayat 2 huruf d berbunyi, Kabupaten/Kota jumlah penduduk lebih dari 300.000 lebih sampai 400.000 orang memperoleh 35 kursi.

“Tapi kita tetap menunggu data resmi dari KPU RI sesuai dengan tahapan dan jadwal pemilu,” sebutnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Maulizar Zikri menyebutkan, rapat kerja ini untuk memastikan sejauh mana jumlah penduduk Aceh tamiang dan pemecahan Daerah Pemilih (Dapil)

“Kalau dilihat dari data DKB Disdukcapil, maka secara sah akan ada penambahan kursi, dari 30 menjadi 35 kursi,” ucapnya.

Kendati demikian politisi Nasdem itu juga berharap akan adanya penambahan kursi, tapi kita harus mengitung betul-betul apakah data tersebut sesuai atau tidak dengan undang-undang yang berlaku.

“Penghitungan data itu tentunya agar tidak terjadi manipulasi data karena dipaksakan, kalau seandainya tidak ada penambahan kursi maka harus ada peleburan kecamatan di tiga dapil sebelumnya,” ujar Maulizar Zikri. (ERWAN)

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button