DaerahHukumKesehatanPemerintahan

Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang PPKM

Berita Nasional Aceh-Banda Aceh| Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh Nomor 26/INSTR/2021/ tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat gampong, untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Instruksi gubernur itu dikeluarkan di Banda Aceh pada Selasa, 7 Desember 2021 dan berlaku hingga 23 Desember mendatang.

Sebelumnya, PPKM Mikro telah diberlakulan di Aceh sejak 20 Mei 2021. PPKM terus diperpanjang untuk memaksimalkan posko penanganan Covid-19 dan pengendalian penyebaran virus corona. Dengan keluarnya Ingub baru ini, secara otomatis Ingub PPKM yang sebelumnya dikeluarkan tidak lagi berlaku.

“Instruksi Gubernur itu merupakan tindaklanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 65 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.,” tulis bidang Informasi Covid-19 Aceh yang diterima media ini, Kamis (8/12).

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, juga menyebutkan bahwa Ingub tersebut juga ditujukan kepada para Bupati dan Walikota se Aceh, serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) se Aceh.

“Isinya memuat ketentuan untuk diterapkan di daerah masing-masing.,”tambahnya lagi.

Lebihlanjut Karo Humas Setda Aceh itu menjelaskan melalui ingub PPKM ini juga ditekankan untuk dilakukan pengawasan secara ketat dan akan diberikan sanksi kepada yang melanggar.

Untuk PPKM yang berbatas waktu hingga 23 Desember ini warga diizinkan beraktivitas hingga pukul 22.00 malam.

“Dalam Ingub itu disebut bahwa PPKM Mikro dilakukan melalui koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat, mulai dan Keuchik, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan WH, Tim Penggerak PKK, Posyandu, Dasawisma, Tokoh Pemuda, Penyuluh, Pendamping, Tenaga Kesehatan, dan Karang Taruna serta Relawan lainnya,” demikian terang Iswanto.

Penulis: Dahlan
Editor   : Chandra D

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button