DaerahPeristiwa

Peduli Wabah PMK, Pengurus DPW PA Aceh Tamiang Sambangi Peternak

ACEH TAMIANG, BERNASACEH.ID  — Partai Aceh  (PA) sebagai salah satu partai lokal yang notabanenya lahir dari perjuangan rakyat Aceh terus berkiprah dan berupaya membantu masyarakat dan pemerintah dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Seperti yang dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Aceh Tamiang, kali ini ikut berperan aktif dalam membantu masyarakat menangani wabah Penyakit Mulut Dan Kuku (Foot  And Mouth Disease) yang menyerang ribuan sapi di wilayah tersebut. Sebagai bentuk kepedulian membantu masyarakat dan pemerintah dalam menangani wabah PMK membuka Posko Relawan Satgas Penanganan Wabah PMK.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Aceh Tamiang, T. Helmi didampingi Bendahara DPW Partai Aceh, Fadlon SH menyambangi (kunjungi) pertenak dibeberapa titik dalam Kecamatan Bendahara bersama Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distabunak) setempat.

Titik lokasi yang disambangi Tim DPW PA Aceh Tamiang bersama Distabunak adalah Kampung Tengku Tinggi dan Seunebok Aceh Kecamatan Bendahara, melihat secara meninjau langsung kondisi lembu masyarakat yang terkena wabah PMK, Rabu (25/05/22) sore

“Hari ini kita melihat langsung sapi – sapi milik masyarakat yang terkena PMK, kondisinya sangat mengkhawatirkan. Mulut mengeluarkan air liur, lidah panas dalam serta kuku yang nyaris copot dan membusuk, menurut warga kondisi ini sudah hampir satu bulan dan belum terlihat tanda – tanda kesembuhan,” ujar Fadlon yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRK Aceh Tamiang.

Fadlon menyampaikan sebagai bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat dan pemerintah dalam wabah PMK, DPW PA Aceh Tamiang membentuk Relawan Satgas PMK Partai Aceh.

” Wabah itu harus kita tangani secara bersama – sama. Minimal Relawan Satgas PMK Partai Aceh  dapat membantu pemerintah dalam sosialisasi Wabah PMK kepada para peternak sapi. Dan yang pasti juga melakukan pendataan,” jelas Fadlon.

Disamping itu, sambung Fadlon Relawan Satgas PMK Partai Aceh juga mendengar langsung berbagai keluhan-keluhan warga seperti yang dilakukan Posko Kecamatan Bendahara.

“Kita tadi juga mendengar keluhan masyarakat terutama dalam penanganan wabah ini, mulai dari pengobatan hingga keinginan adanya konvensasi lembu yang telah mati akibat wabah ini,” ujar Fadlon.

Mendengar berbagai keluhan warga dalam penanganan wabah PMK ini, Fadlon berupaya akan melakukan komunikasi dengan Bupati Aceh Tamiang dan Dinas terkait guna mencari solusi agar berbagai keluhan ini dapat teratasi.

“Inilah fungsi Posko Relawan PMK Partai Aceh untuk menampung keluhan masyarakat dan meneruskannya ke Pemerintah agar terbangun komunikasi sehingga penanganan dapat lebih maksimal,” tutur Fadlon.

Semenatara itu, Ketua Posko Relawan Satgas Penanganan Wabah PMK Partai Aceh Kecamatan Bendahara, Syamsuddin mengatakan sejak diperintahkan oleh Ketua DPW PA Aceh Tamiang, T. Helmi, dirinya bersama – sama rekan mendirikan posko.

” Banyak sekali sapi – sapi yang terjakit. Untuk Kampung Tengku – Tinggi dan Seunebok Aceh saat ini sudah mencapai 1.300 ekor sapi yang terjangkit dan 15 ekor mati,” ungkap Tok Dien sapaan akrab Syamsuddin.

Tok Dien berharap kepada pemerintah agar segera dapat membantu obat – obatan dan vitamin untuk sapi – sapi yang terjangkit.

“Kondisi sangat parah, saat ini yang kami lakukan adalah memberikan obat – obatan secara tradisional,” sebut Tok Dien mengakhiri. (ERWAN)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button