NasionalPeristiwa

Misi Kemanusian, Yayasan Budha Tzu-Chi Salurkan 7 Ton Beras untuk Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

BERNASACEH.ID, ACEH TAMIANG — Yayasan Yayasan Budha Tzu-Chi Indonesia menyalurkan bantuan tujuh ton beras dan 100 Duz air mineral (Aqua) kemasan untuk pengungsi banjir di Aceh Tamiang.

Kehadiran tujuh ton beras dan 100 Duz air mineral (Aqua) kemasan 600 tersebut disambung oleh Ketua Yayasan Persatuan Tolong Menolong Kemalangan Setempat (PTMKS) Kualasimpang Asiong alias Suheili berserta Penasehat Yayasan PTMKS Kualasimpang Ango alias Sjambahari diserahkan langsung di beberapa titik pengungsian kampung dalam wilayah Kecamatan Kota Kualasimpang, Kecamatan Rantau, Kecamatan Seruway serta Kecamatan Bendahara.

Yayasan Yayasan Budha Tzu-Chi Indonesia saat menyalurkan bantuan beras kepada warga Kota Kualasimpang yang mengungsi di Gedung Nasional Kualasimpang Kecamatan Kota Kualasimpang, Selasa (8/11/2022). (ERWAN|BERNASACEH.ID)

Sementara dalam penyaluran tujuh ton beras terbagi atas dua tim yaitu Tim Pertama didampingi Ketua Yayasan Persatuan Tolong Menolong Kemalangan Setempat (PTMKS) Kualasimpang Asiong alias Suheili dengan titik pengungsian kampung dalam wilayah Kecamatan Kota Kualasimpang, Kecamatan Rantau.

Sementara Tim Kedua yang didampingi Penasehat Yayasan PTMKS Kualasimpang Ango alias Sjambahari dengan titik pengungsian kampung dalam wilayah Kecamatan Seruway serta Kecamatan Bendahara.

“Ini misi kemanusiaan, tidak ada unsur agama, suku, bangsa. Ini murni misi kemanusia,” sebut Noni Perwakilan Medan Yayasan Budha Tzu-Chi Indonesia saat melakukan serah terah bantuan beras di Posko Pengungsian Kota Lintang Kecamatan Kota Kualasimpang, Selasa (8/11/2022).

Menurutnya Yayasan Budha Tzu-Chi Indonesia mempunyai misi kemanusian “Memberi dengan Cinta Kasih”. Memberi bantuan materi seraya menumbuhkan cinta kasih dan rasa kemanusiaan dalam diri pemberi dan penerima bantuan.

“Banjir yang melanda Aceh Tamiang merupakan bencana alam. Untuk itu kita hadir untuk membantu saudara-saudara kita dengan menumbuhkan cinta kasih terhadap sesama yang dapat mengurangi berbagai penderitaan dari bencana yang melanda,” jelas Noni yang didampingi Ketua Yayasan Persatuan Tolong Menolong Kemalangan Setempat (PTMKS) Kualasimpang Asiong alias Suheili.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button