Ekonomi

Direktur Utama CV. KMF : Merintis dengan Legowo Mengantarkan Keberhasilan Ekspor ke Luar Negeri

BERITANASIONAL.ID | ACEH TAMIANG — Kunci kesuksesan dalam menitik usaha harus di mulai ‘Legowo’. Legowo yang dimaksud adalah iklas dengan segala cobaan yang juga harus disertai dengan itikad baik dari hari yang dalam dan terpenting harus berpegan pada prinsip.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama CV. King Of Milk Fish (KMF) Zainal Abidin kepada Beritanasional.id disela – sela kegiatan Pemberian Sembako Untuk Fakir Miskin dan Anak Yatim yang berlangsung diperusahaannya di Kampung Raja Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (9/1/2022) sore.

Diketahui CV. King Of Milk Fish (KMF) merupakan salah satu usaha yang bergerak dibidang Jual Beli Hasil Laut (Cold Storage) dan satu – satunya yang ada di Aceh Tamiang.

“Usaha ini saya rintis dari bulan Juli 2017. Alhamdullilah saat ini usahanya masih bertahan dan berkembang,” sebutnya.

Menurutnya usaha yang dirintisnya tersebut saat ini sudah menampung 40 orang karyawan dan 25 Outlet pemasaran . 25 Outlet pemasaran tersebut terdiri dari 20 Outlet yang tersebar di daerah – daerah pelosok pendalaman Aceh Tamiang, seperti di Kecamatan Tamiang Hulu, Tenggulun, Bandar Pusaka serta Kejuruan Muda. Sementara Outlet lagi di kawasan Kota Langsa.

” Setiap Outlet dengan kapasitas 200 kg. Insya allah tahun ini kita target penambahan Outlet lagi sebanyak 25, sebutnya.

Dengan keyakinan dan kerja keras, usaha yang dirintis sejak tahun 2017 dengan modal Rp.100 juta, 70 untuk perbaikan infrastruktur dan 30 juta untuk modal usaha kini akses yang di miliki menjadi miliaran rupiah.

CV. King of Milk Fish merupakan perusahaan pengelola Integrated Cold Storage (ICS) yang bergerak di bidang produksi hasil laut milik Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, melalui skema kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan. Dan produk yang dihasilkan merupakan produk olahan ikan beku yang distribusikan ke pasar domestik dan internasional.

Arifin sapaan akrab Zainal Arifin menceritakan, untuk menuju seperti saat ini, dirinya bertekad berkorban dengan iklas mengeluarkan uang pribadinya untuk diinvestasikan pada ICS. Uang itu Ia gunakan untuk menambah fasilitas tambahan yang dibutuhkan.

Terbukti, setelah beberapa tahun Arifin bekerja mengelolanya, produksi ikan beku miliknya sudah mampu merambah ke pasar luar daerah, pulau Sumatera hingga Jawa untuk memenuhi produksi ICS.

“Untuk memenuhi produksi 40 ton, perusahaan membeli ikan dari luar aceh. Sumut dan Kepri,” sebutnya.

Menurutnya produksi ikan frozen fresh miliknya tersebut sudah berhasil mensuplay hingga ke pasar Internasional, yakni Guang Zhu, China.

Arifin juga menyampaikan capaian besar bisnisnya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, khususnya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Sapuan. yang selalu membantu dan memberikan solusi untuk perusahaan.

“Terima kasih Bapak Safuan selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, yang terus memberikan support,” ujarnya.

Sebagai wujud bersyukur kepada Allah terhadap usaha yang ia bangun tersebut setiap tahun dilakukan pemberian sembako untuk fakir miskin dan anak yatim.

“Hari ini kita bersyukur dan terus bersyakur, momem pesiujuk alat baru ini, kita memberikan 50 paket sembako untuk fakir miskin dan anak yatim yang berada diseputaran perusahaan,” sebutnya mengakhiri.(ERWAN)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button