Kesehatan

Desa Memiliki Peran Penting Tangani Stunting di Gayo Lues

BERNASACEH.ID, GAYO LUES- Pemerintahan Desa (Pemdes) dinilai memiliki peran yang sagat penting dalam menurunkan angka stunting khususnya di Kabupaten Gayo Lues. Apalagi, pemdes merupakan pemerintahan terdekat dengan masyarakat yang tentunya dapat memantau setiap saat kondisi warganya.

Hal ini disampaikan oleh, Hendra, Ketua DPC Ormas LAKI Gayo Lues. Tanggapan ini pun muncul usai riuhnya persoalan tingginya angka stunting di Gayo Lues yang di sebut-sebut tertinggi seluruh Aceh yakni 42,9 persen.

Sebagaimana diketahui, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan atau HPK, ini terjadinya pada warga masyarakat yang tentunya mereka lebih dekat dengan pemerintahan desa.

“Maka, desa harus betul-betul dapat mendata, menangani atau melaporkan pada petugas kesehatan jika mencurigai terjadinya stunting pada warganya, baik dengan pertimbangan ekonomi maupun pertimbangan lainnya,” Jelas Hendra, Kamis (03/11/2022)

Pemdes merupakan pemerintahan kecil, tetapi dapat dikatakan lengkap, dimana unsur kesehatan ada puskesdes. Mereka mestinya bersama perangkat desa berkordinasi dalam menangani permasalahan ini.

“Apakah selanjutnya akan disampaikan pada dinas kesehatan, itu tergantung jalurnya,” tandas Hendra.

Hendra, turut heran, jika stunting tidak terdata dengan jelas, sedangkan dalam beberapa pendataan stunting turut didata, misalnya dalam pendataan sejumlah bantuan, lalau kemana data tersebut bermuara.

Dikatakan Hendra, dalam penanganan permasalah stunting ini, diperlunya pendekatan lintas sektor, karena tidak akan dapat dituntaskan jika hanya diatasi oleh sektor kesehatan saja. Permasalahan ini dapat dikatakan cukup serius hingga menjadi program nasional.

“Apalagi, angka stunting di Indonesia, di sebut-sebut sudah melewati ambang batas,” tandasnya.

Hendra menilai, keseriusan dan kerjasama semua pihak yang akan menjadi solusi penanganan stunting tersebut. Apalagi, didukung dengan anggaran baik dari Dinas Kesehatan maupun Anggaran Dana Desa.(Abu Bakri)

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button